Postingan

Paradoks Perjalanan Waktu

Gambar
Oleh: Maggie Gaster Ide tentang perjalanan menembus waktu selalu dianggap sebagai sains fiksi. Einstein tidak tahu bahwa teori relativitas khususnya akan mengarah pada kemungkinan aktual perjalanan waktu. Bila kita dapat memulai perjalanan menembus waktu, dunia penuh kemungkinan akan terbuka. Kita bisa kembali ke masa lalu dan melihat semua kenyataan dibanding berspekulasi berdasarkan dokumentasi yang ditinggalkan orang-orang. Karena kita belum pernah menganggap perjalanan waktu sebagai sebuah kemungkinan, dunia akan seperti sekarang bila kita tidak melakukannya. “Menurut teori Relativitas Khusus Einstein, waktu melambat ketika sebuah objek mendekati kecepatan cahaya. Ini membawa banyak ilmuwan kepada keyakinan bahwa perjalanan yang lebih cepat dari kecepatan cahaya bisa membuka kemungkinan perjalanan waktu ke masa lalu dan masa depan.” ( How Time Travel Will Work , Kevin Bonsor). Sekarang ini para ilmuwan menggunakan temuan dan riset Einstein untuk menyelidiki  bl...

Semuanya Adalah Energi

Gambar
Senin, 01 Oktober 2012 Oleh : Kim Michaels Mengapa penemuan Albert Einstein ini begitu penting? Untuk memahami ini, Anda perlu memiliki sedikit informasi tentang latar belakangnya. Sebelum Einstein, para ilmuwan percaya bahwa alam semesta dibuat dari dua unsur yang berbeda secara mendasar, yaitu materi (yang dianggap dibuat dari partikel yang tidak terbagi) dan energi (dianggap dibuat dari gelombang). Materi dan energi ini berinteraksi untuk membentuk jagad material, tetapi mereka tidak bercampur (yang satu tidak bisa diubah menjadi yang lain). Diantara para ilmuwan tersebut, tiba-tiba muncul seorang petugas paten sederhana (Einstein) yang datang dengan rumus sederhana, E = mc2, yang membuat pandangan dunia sebelumnya menjadi usang. Bahkan, Einstein membuktikan bahwa dualisme materi/energi telah salah selama ini. Formula Einstein (dan percobaan yang tak terhitung jumlahnya telah membuktikan rumus tersebut) bahwa materi dapat ...

Dalam Dunia Kuantum, Berlian Berkomunikasi Satu Sama Lain

Gambar
Pengukuran menunjukkan bahwa mereka terikat: Getaran berlian yang kedua bereaksi terhadap apa yang terjadi pada getaran yang pertama. Para peneliti yang bekerja di Laboratorium Clarendon di Universitas Oxford, Inggris, telah berhasil membuat satu berlian kecil berkomunikasi dengan berlian kecil lainnya dengan memanfaatkan “keterikatan kuantum”, salah satu fitur yang menggugah dalam fisika kuantum. Keterikatan ( entanglement ) telah terbukti sebelumnya, namun apa yang membuat percobaan Oxford menjadi unik adalah konsepnya yang ditunjukkan dengan benda padat yang cukup besar pada suhu ruangan. Keterikatan materi sebelumnya melibatkan partikel submikroskopik, seringkali pada suhu yang dingin. Percobaan ini menggunakan berlian berskala milimeter, “bukan atom individu, bukan awan gas,” kata Ian Walmsley, profesor fisika eksperimental di Laboratorium Clarendon Oxford, salah satu tim peneliti internasional. Percobaan ini dilaporkan dalam  Science  edisi...

Pemandangan Teori String

Gambar
Selasa, 08 Mei 2012 Oleh: Raphael Bousso dan Joseph Polchinski (Sumber: Special Edition Scientific American –  The Frontiers of Physics , 2006, hal. 41-49) Teori string memprediksi bahwa alam semesta mungkin menempati salah satu “lembah” sembarang dari pilihan lembah tak terhingga di sebuah pemandangan kemungkinan yang luas   Pemandangan teoritis yang didiami sederetan kemungkinan alam semesta tak terhitung diprediksikan oleh teori string. Pemandangan itu memiliki barangkali 10 500  lembah, yang masing-masingnya dapat disamakan dengan set hukum fisika yang mungkin beroperasi di gelembung ruang yang luas. Alam semesta tampak kita mungkin adalah sebuah kawasan relatif kecil di dalam gelembung semacam itu. Menurut teori relativitas umum Albert Einstein, gravitasi timbul dari geometri ruang dan waktu, yang berkombinasi membentuk ruangwaktu. Benda masif apapun meninggalkan jejak pada bentuk ruangwaktu, diatur oleh persamaan Einstein yang dirumuskan pada 191...

Fisika Kuantum Pengaruhi Kekuatan Pikiran

Gambar
Fisika Kuantum Pengaruhi Kekuatan Pikiran Dalam fisika kuantum, energi tidak memiliki bentuk dan  kekuatan pikiran  manusia membentuknya ketika mengamati objek. Jika Anda dapat melihatnya dalam pikiran maka Anda dapat merasakannya. Pada abad ke-18 dan 19, ilmu fisika berkembang dan menjadi populer dengan model mekanistik dan deterministik tentang alam semesta, di mana alam semesta dan isinya dikendalikan kekuatan interaktif yang kaku dan terukur. Fenomena yang dapat diprediksi dengan menggunakan alat-alat matematika, dan alam semesta atau sistem di dalamnya terbuat dari beberapa bagian. Dan bagi saya sangat membingungkan, ketika harus menerima kenyataan bahwa sumber yang saya baca menyatakan bahwa pengetahuan sangat erat dengan kesadaran dan pikiran manusia itu sendiri. Penulis  Bruce Rosenblum  dan  Fred Kuttner  dalam bukunya ‘ Quantum Enigma: Physics Encounters Consciousness ‘ menjelaskan semua ini dalam istilah non-teknis dengan ban...

Ilusi Waktu

Gambar
Dari buku Everything Forever oleh Gevin Giobran Ini mungkin mengejutkan bagi sebagian besar non-ilmuwan dan bahkan beberapa ilmuwan, ketika Albert Einstein menyimpulkan dalam masa hidupnya bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan semua ada secara bersamaan. Pada tahun 1952, dalam bukunya berjudul  Relativity , ketika membahas Dunia Ruang Minkowski yang merupakan interpretasi dari teori relativitas , Einstein menulis: "Karena terdapat struktur empat dimensi [ruang-waktu] tidak ada lagi bagian yang mewakili “saat ini” secara obyektif, konsep terjadi dan menjadi memang belum sepenuhnya dihentikan, tetapi semua menjadi rumit. Maka dari itu tampaknya lebih wajar untuk berpikir realitas fisik ini sebagai keberadaan empat dimensi, bukan, seperti sekarang, evolusi dari keberadaan tiga dimensi". Keyakinan Einstein terhadap realitas padat yang tidak terbagi itu sudah jelas baginya, begitu juga ia menolak pemisahan waktu yang kita alami sebagai saat sekarang. Dia yak...